Tampilkan postingan dengan label Peluang Bisnis Garage Sale. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluang Bisnis Garage Sale. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

Peluang Bisnis Garage Sale

garage-saleA.    Peluang Usaha

Garage sale beberapa tahun terakhir jadi tren di Indonesia. Penulis mencermati beberapa tempat di sudut Jakarta membuka garage sale. Arti garage sale adalah menjual barang-barang bekas yang masih layak pakai. Ada orang menekuni bisnis garage sale dan ada pula yang menjadi pengusaha garage sale dadakan karena ingin pindah rumah atau menghabiskan stok barang di rumahnya yang tidak terpakai. Garage sale ada yang hanya menggunakan garasi rumah. Namun, beberapa tempat yang serius menekuni bisnis ini, memakai tempat sendiri dengan menampung para penitip barang dan dijual kembali ke para pembeli yang membeli di garage sale tersebut. Pihak pemilik garage sale akan mendapatkan keuntungan.

Garage sale selalu hidup sepanjang tahun. Bisnis yang didasari oleh keinginan untuk menjual barang bekas yang masih layak pakai ini dipandang cukup bersinar sejak 2012 sampai satu tahun ke depan karena harga barang-barang, seperti baju, sepatu, celana, tas, dompet, atau kamera terus menurun sehingga sebagian orang berpaling mencari alternatif barang murah dengan membeli di garage sale. Kebanyakan barang yang dijual adalah barang pribadi tak terpakai atau orang yang memiliki terlalu banyak barang.

B.     Memulai Usaha

Dalam memulai usaha ini kita dapat mengikuti beberapa langkah berikut.

  1. Memiliki kenalan yang bersedia ikut serta dalam acara penjualan barang bekas di mana saja.

  2. Lokasi usaha dapat ditempatkan di mana saja sesuai dengan target pasar.

  3. Memiliki peralatan penunjang usaha, seperti meja, gantungan baju, rak, speaker, mikrofon, dan tenda apa bila diperlukan.

  4. Membuat pengumuman sebelum memulai acara seminggu sebelum acara dimulai.


C.    Hambatan

Hambatan yang dapat terjadi di dalam usaha ini adalah sebagai berikut.

  1. Cuaca yang kadang tidak menentu.

  2. Adanya pungutan liar sepanjang acara.

  3. Kurangnya pengawasan panitia.

  4. Barang yang dijual tidak sesuai dengan standar yang diharapkan.


D.    Strategi Usaha

Strategi usaha yang dapat kita lakukan adalah sebagai berikut.

  1. Mempromosikan usaha lewat twitter, facebook, selebaran, brosur, atau spanduk.

  2. Mencari lokasi usaha yang dekat dengan keramaian.

  3. Membuat lokasi acara yang nyaman bagi pengunjung.


E.     Analisis Usaha

Untuk rnemulai garage sale, Anda bisa memulai dengan bekerja sama dengan orang-orang atau komunitas yang mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai yang masih layak untuk dijual kembali. Akan tetapi, jika pelanggan Anda sudah mencapai lebih dari 150 orang, maka Anda bisa menggunakan perkiraan perhitungan analisis usaha berikut.

Investasi Awal

  1. Perlengkapan dan peralatan 1 paket


@ Rp. 3.000.000,00                                          Rp.             3.000.000,00

  1. Stok barang dagangan 1 paket


@) Rp 30.000.000.00                                        Rp.           30.000.000,00

  1. Promosi awal 1 paket @ Rp 3.000.000,00        Rp.             3.000.000,00

  2. Administrasi ATK 1 unit


@) Rp 1.000.000,00                                          Rp.             1.000.000,00

Total Investasi Awal                                         Rp.           34.000.000,00

Asumsi penyusutan selama 2 tahun untuk penyusutan perlengkapan dan peralatan sebesar Rp 125.000, yang dimasukkan ke dalam perkiraan laba/rugi per bulan di bawah ini.

Perkiraan Laba/Rugi per Bulan

  1. Pendapatan


Penjualan barang 150 unit @ Rp. 200.000,00         Rp.    30.000.000,00

  1. Biaya-biaya


Modal barang 150 unit @ Rp 125.000,00               Rp.    18.750.000,00

Gaji karyawan 2 orang @ Rp. 1.500.000,00            Rp.      3.000.000,00

Transport 1 unit @ Rp. 1.000.000,00                      Rp.      1.000.000,00

Utilitas (listrik, telepon, dan air)

1 unit @ Rp. 1.000.000,00                                       Rp.      1.000.000,00

Administrasi 1 unit @ Rp. 500.000,00                    Rp.         500.000,00

Penyusutan alat 1 unit @ Rp. 125.000,00               Rp.         125.000,00

Iklan promosi 1 unit @ Rp. 1.000.000,00                Rp.      1.000.000,00

Biaya sewa tempat 1 unit @ Rp. 1.000.000,00       Rp.      1.000.000,00

Biaya lain-lain 1 unit @ Rp. 1.000.000,00               Rp.      1.000.000,00

Total Biaya                                                               Rp.    26.375.000,00

  1. Laba Bersih                                                              Rp.      3.625.000,00


Catalan: contoh di atas hanya sebuah simulasi. Kondisi sebenarnya tergantung waktu dan lokasi ketika Anda menjalankan bisnis tersebut.

Perkiraan modal kembali:

Diasumsikan 6 bulan masih dalam bulan promosi sehingga belum bisa dipastikan berapa banyak pelanggan yang didapat. Perhitungan di atas mulai bulan ketujuh sehingga perkiraan modal kembali adalah Rp 34.000.000,00 dibagi Rp 3.625.000,00 yaitu 10 bulan dan ditambah 6 bulan awal untuk promosi sehingga total menjadi 16 bulan.