Kamis, 02 Maret 2017

Dropshipping Merupakan Model Usaha Kecil Menguntungkan dan Minim Resiko


Banyak sekali model usaha kecil yang bisa Anda lakukan. Hanya saja terkadang terpikirkan dua hal setiap kali ingin memulai sebuah bisnis. Berapa modal yang harus dikeluarkan dan apakah usaha tersebut menguntungkan?

Selalu saja dua pertanyaan tersebut. Dan dua pertanyaan tersebut sudah terjawab jika Anda memilih model usaha kecil berupa drop-shipping. Apalagi jika Anda memaksimalkan momentum bulan Ramadhan dan Lebaran ini. Anda bisa dropship baju muslim pada waktu puasa dan menjelang lebaran.

Kenapa dropshipping? Karena bisa dikatakan Anda tidak perlu keluar modal. Itu salah satu keuntungannya. Dan yang pasti, model bisnis ini bisa menjadi sumber pendapatan Anda yang tak terduga jika Anda tahu bagaimana cara menjalankannya.

Nah, Anda hanya perlu menerapkan beberapa hal berikut ini.

3 Kunci Sukses Menjalankan Bisnis Dropshipping


Berapa banyak jumlah dropshipper (istilah untuk menggambarkan seseorang yang bergerak di bisnis dropshipping)? Sangat banyak sekali. Karena mereka tahu model bisnis kecil ini benar-benar menguntungkan dan bisa dikatakan minim resiko.

Namun, Anda tidak perlu minder. Banyak saingan bukan berarti tidak ada peluang. Bermain cerdas. Itu kuncinya.

Ini seperti warung kelontong. Banyak kan warung kelontong di sekitar rumah? Tapi kenapa ada ramai dan ada yang sepi. Seperti itu juga menjalankan bisnis dropshippiing ini.

Jadi, Anda tidak boleh asal-asalan menjalankan bisnis ini. Tapi tidak juga Anda harus berpikir panjang. Dalam bisnis hanya ada satu kata. ACTION. Dan ACTION ini harus terarah. Untuk itu, tiga hal yang harus Anda ketahui dalam menjalankan usaha kecil dropshipping.

1. Cari Barang


Tentu saja hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari barang yang akan Anda jual. Ada beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab ketika mencari barang yang ingin dijual.

  • Apakah barang tersebut banyak yang cari?
  • Apakah barang tersebut bisa dijual kapan saja atau dalam waktu tertentu saja?
  • Siapakan target konsumen barang tersebut? Laki-laki atau perempuan? Anak-anak, remaja, atau orang dewasa?

Pertanyaan tersebut harus ada dipikiran Anda ketika ingin menentukan barang yang ingin Anda jual. Ini sangat penting karena pertanyaan tersebut akan menentukan arah selanjutnya seperti strategi marketing dan fokus penjualan.

Yang paling mudah adalah menjual barang dengan segmen yang sempit. Seperti contoh Anda menjual kaos pecinta bola klub Barcelona, Jadi segmennya bukan hanya pecinta bola saja, tapi orang yang fanatik terhadap Barcelona.

Kenapa segmennya harus dipersempit? Karena ini juga berhubungan dengan kunci sukses selanjutnya dan tentu saja mempermudah dalam melakukan pemasaran.

2. Lihat Peluang


Peluang ini bisa dilihat dari dua hal, waktu dan tempat.

Yang dimaksud dengan waktu adalah momen. Setiap bulan atau bahkan minggu pasti ada momen tertentu. Seperti ketika Ramadhan tiba, tentu ini waktu atau momen yang tepat untuk berjualan barang-barang yang sesuai dengan momen tersebut seperti baju muslim, sarung, kue, dan lain sebagainya.

Kemudian peluang tempat itu melihat di mana Anda akan memasarkan produk tersebut. Contoh sederhananya seperti ini. Anda pasti akan kesulitan menjual AC di tempat yang beriklim dingin. Jadi, intinya Anda harus sesuaikan barang dengan lokasi di mana Anda ingin memarketkan barang tersebut.

Untuk masalah tempat ini, sepertinya Anda tidak akan menemu permasalahan. Toh sekarang Anda bisa melakukan pemasaran secara online. Anda tinggal buat website, menaikkan traffik, terus dengan website tersebut, Anda bisa jualan. Untuk yang satu ini, akan dijelasakan nanti.

3. Temukan Produsen


Yang terakhir ini yang sangat menentukan apakah Anda bisa mendapatkan untung yang besar atau biasa-biasa saja dari bisnis dropshipping ini.

Setelah Anda melihat peluang dan menemukan kira-kira barang apa yang cocok untuk dipasarkan, Anda tiinggal cari produsen barang tersebut. Ingat, harus produsen bukan penjual juga.

Sekarang ini banyak penjual yang menjual lagi barang yang ia beli dari produsen. Ini artinya, Anda menjadi penjual tingkat dua. Otomatis, laba yang Anda dapatkan harusnya lebih tinggi jika Anda mengambil barang langsung dari produsen, bukan? Oleh sebab itu, Anda harus cari produsen.

Ini yang biasanya menjadi masalah. Anda sedang berkompetisi dengan dropshipper lainnya. Menawarkan harga yang sama dengan dropshipper lainnya jelas tidak akan membuat Anda memenangkan kompetisi ini. Apalagi Anda pemain baru, jelas popularitas Anda belum ada. Orang pun belum begitu yakin untuk bertransaksi dengan Anda.

Nah, ini yang menjadi sangat penting. Bagaimana Anda bisa nego dengan produsen agar mendapatkan harga yang kompetitif. Setidaknya Anda bisa menjualkan barang di bawah harga jual yang ditetapkan oleh dropshipper yang lainnya.

Di sini Anda harus meyakinkan kepada produsen bahwa Anda bisa menjualkan barangnya tersebut lebih banyak dibandingkan dengan dropshipper lainnya. Anda yakinkan produsen. Anda sudah memiliki website dengan trafik tinggi dan tertarget.

Sekarang Anda tinggal masuk ke tahap yang paling penting, yaitu strategi marketing.

Strategi Marketing Jitu untuk Bisnis Dripshipping


Sekarang ini semua serba online. Semua barang dijual secara online. Ini tentu ada sisi baiknya dan sisi buruknya jika dilihat dari sudut pandang seorang penjual atau dropshipper seperti Anda.

Bagus karena ada banyak orang yang sudah melek, percaya, dan berani untuk transaksi online. Buruk karena ada banyak pesaing Anda yang menjalankan bisnis online.

Memenangkan kompetisi menjadi fokus utama Anda. Sebenarnya tidak sulit. Kunci utamanya adalah mendatangkan trafik konsumen tertarget.

Anda sudah tahu barang yang Anda ingin jual? Berarti Anda tahu target konsumen Anda. Nah, untuk menarik semakin banyak trafik ke situs Anda dan tentunya mereka adalah target konsumen Anda, maka ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

1. Memberikan Benefit


Anda sedang jualan. Akan tetapi, bukan berarti Anda terus memberikan penawaran.

Yang Anda perlukan adalah memberikan benefit atau manfaat kepada pengunjung situs Anda. Ingat, yang Anda perlukan saat ini adalah mendatangkan trafik. Buat orang tertarik untuk mengunjungi situs Anda.

Contoh benefit yang bisa Anda berikan adalah memberikan informasi yang penting kepada pengunjung situs Anda. Contohnya, jika Anda dropship baju muslim, maka Anda bisa memberikan informasi seputar agama islam.

Konten berupa artikel sudah biasa. Mungkin Anda bisa share konten berupa video. Anda cari saja video bagus dari channel Youtube kemudian Anda share di website Anda.

Yang sedang trend saat ini adalah konten bergambar dan juga meme. Ini yang sering menjadi viral melalui media sosial. Ini sangat penting. Karena jika semakin banyak orang yang share di media sosial, maka semakin banyak orang yang berkunjung ke website Anda. Hal ini juga berpengaruh sekali terhadap SEO atau pencarian dari Google.

Jadi, lupakan memberikan penawaran atau berjualan. Berikan benefit sebanyak-banyaknya. Maka orang akan teratarik, tahu, dan mengunjungi website Anda. Pada saat itulah Anda baru bisa menawarkan produk dropship Anda.

2. Memasang Iklan Berbayar


Karena fokusnya adalah mendapatkan trafik yang sebanyak-banyaknya, memasang iklan berbayar menjadi sangat penting. Ini lebih mudah dan lebih efektif daripada cara yang pertama, yaitu mendatangkan trafik dengan cara memberikan benefit sebanyak-banyaknya.

Hanya saja, cara yang satu ini Anda harus mengeluarkan sedikit dana. Beriklan di Facebook sangat direkomendasikan. Pasalnya, banyak orang yang menggunakan media sosial ini.

Akan lebih baik lagi jika Anda menggabungkan dua cara ini, yaitu memberikan benefit dan mengiklankan secara berbayar. Artinya, Anda membuat konten yang menarik, entah itu meme, artikel, video, atau apapun lalu konten tersebut Anda iklankan. Akan semakin banyak orang yang menemukan iklan tersebut berarti akan semakin banyak jumlah kunjungan website.

3. Melipatgandakan Keuntungan Melalui Bisnis Dropshipping


Sekarang Anda sudah tahu konsep dasar dan cara memasarkan dropshipping. Sekarang Anda tinggal melipatgandakan keuntungan.

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan.

a. Membuat Website Sebanyak-banyaknya. Ini yang sering dilakukan oleh para dropshipper. Cara ini masih sangat efektif jika Anda tahu caranya. Anda bisa menjualkan banyak barang dan setiap barang Anda buatkan satu website. Dengan harapan Anda mendapatkan keuntungan dari semua barang yang Anda jualkan tersebut.

Hanya saja cara ini cukup menyita waktu. Bayangkan Anda harus mengurus banyak sekali website. Tentu membutuhkan waktu dan pikiran. Anda harus membuat konten yang menarik, memasang iklan, dan lain sebagainya

Anda bisa bandingkan dengan cara yang kedua. Mungkin lebih efektif.

b. Membuat Satu Website untuk Semua Barang Sepertinya ini lebih efektif. Mengurus satu website jelas tidak menyita banyak waktu. Jadi, hanya satu website yang Anda manage setiap hari.

Akan tetapi, barang-barang yang Anda jual harus seragam dan satu segmen pasar. Contohnya, jika Anda menjadi dropshipper baju muslimah, Anda bisa juga barang lain yang target wanita beragama islam seperti hijab, sepatu dan sandal wanita, buku tentang agama islam, dan lain sebagainya.

Jadi, di dalam satu website itu ada satu tema. Ingat, semakin jelas target konsumennya maka semakin mudah Anda menjualkan barang. Itulah mengapa barang yang ingin Anda jualkan di satu website tersebut sebaiknya satu tema.

Mana yang Anda pilih? Sepertinya cara yang kedua ini jelas lebih efektif. Anda seolah-olah memilih on stop shopping online store. Jadi, konsumen Anda akan mendapatkan semua yang mungkin mereka butuhkan dari satu website Anda ini.

Nah, itulah informasi yang mungkin Anda butuhkan jika Anda ingin membuka usaha kecil berupa dropshipping.

Dan yang pasti, bisnis ini bisa Anda jalankan tanpa harus full time. Artinya, jika Anda juga seorang karyawan, Anda tidak perlu takut bisnis ini mengganggu kegiatan utama Anda sebagai karyawan.

Memang ada banyak sekali peluang usaha di rumah yang bisa dijalankan walaupun Anda menjadi pekerja kantoran. Tapi Anda bisa bandingkan antara dropshipping ini dengan peluang usaha di rumah lainnya. Kira-kira mana yang memungkinkan Anda bisa jalankan.

Yang jelas, dropshipping ini tidak membutuhkan modal yang banyak. Bahkan bisa dikatakan Anda tidak perlu keluar modal. Cukup buat website dan maintain sebaik mungkin. Dan yang pasti, Anda akan mendapatkan untung yang banyak jika Anda menjalankan bisnis ini dengan serius.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon