Sabtu, 11 Januari 2014

Hati-Hati Diabetes Penyebab Disfungsi Ereksi

diabetesDiabetes, salah satu penyakit yang paling ditakuti dan terbukti sebagai penyebab kematian tertinggi. Efek efek diabetes salah satunya adalah menyerang syaraf organ intim pria, diamana bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Sepertiga pria yang mengidap diabetes mengalami disfungsi ereksi, tentu akan sangat menakutkan bagi kelangsungan keharmonisan keluarga.

Dalam jangka panjang diabetes akan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf yang bekerja aktif pada proses terjadinya ereksi. Karena itu pria dengan diabetes kemungkinan besar akan menderita disfungsi ereksi yaitu berkurangnya kemampuan untuk mendapatkan dan atau mempertahankan ereksi penis saat berhubungan. Sebanyak sepertiga pria yang mengidap diabetes mengalami Disfungsi ereksi. Beberapa pria bahkan baru mengetahui bahwa mereka mengidap diabetes ketika mereka mencari pengobatan untuk disfungsi ereksi yang diderita. Setelah menjalani diet hidup sehat, mengkonsumsi pil atau mendapat suntikan insulin, masalah seksual biasanya akan hilang dan kemampuan ereksi akan pulih.

35-75 persen pria yang mengidap diabetes akan mengalami disfungsi ereksi atau biasa juga disebut impotensi. Disfungsi ereksi adalah masalah umum yang biasa terjadi di kalangan pria terutama ketika usia sudah semakin tua. Pria dengan diabetes biasanya akan menderita disfungsi ereksi lima sampai lima belas tahun lebih awal daripada pria yang tidak menderita diabetes.

Sebuah studi pada tahun 2003 oleh Diabetes Care lebih lanjut menemukan bahwa pria penderita diabetes memiliki masalah tingkat kepuasan seksual yang lebih buruk dari pada pria penderita disfungsi ereksi non diabetes.

Dapatkah penderita diabetes memiliki kehidupan seks yang baik?

Jika Anda merasakan bahwa diabetes yang diderita menyebabkan masalah pada kehidupan seks Anda, langkah terbaik adalah dengan menghubungi dokter untuk konsultasi.

Dokter akan mencari tahu penyebab masalah seksual yang muncul, apakah karena cacat pada sistem saraf atau karena sirkulasi darah yang tidak lancar akibat diabetes, atau bisa saja karena ada penyebab lain yang bersifat psikologis. Penyebab-penyebab ini seringkali sulit dibedakan karena itu perlu dilakukan diagnosa secara teliti.

Dalam kasus apapun, disfungsi ereksi cenderung akan semakin memburuk kecuali segera diobati, karena itu faktor psikologi kadang membuat  masalah seksual semakin berat. Semakin cepat anda ke dokter maka semakin cepat masalah diketahui dan dicarikan solusinya.

Jika hasil tes menyebutkan bahwa sistem saraf belum rusak oleh diabetes, dan tidak ada masalah dengan peredaran darah, maka tidak ada alasan mengapa kehidupan seks tidak bisa pulih kembali. Terkadang komunikasi intensif dengan pasangan dan konseling dengan dokter dapat menyembuhkan masalah disfungsi yang diderita.

Saat ini banyak pria dengan diabetes dan sekaligus memiliki masalah disfungsi ereksi menggunakan obat-obatan seperti sildenafil (Viagra), tadalafil (Cialis) dan vardenafil (Levitra) untuk meningkatkan kualitas ereksi mereks. Kesemua jenis obat-obatan tersebut seharusnya didapatkan dengan dosis dari dokter dan jika digunakan sembarangan efeknya akan sangat berbahaya.
Namun untuk saat ini anda tidak perlu memiliki kekhawatiran yang berlebih, saya dalam beberapa bulan terakhir mendapatkan testimoni yang sangat bagus dari beberapa konsumen saya yang mengalami sakit diabetes dan gejala disfungsi ereksi. Solusinya hanya mengkonsumsi GASA dalam beberapa waktu saja, dan hasilnya terbukti sangat ampuh mengembalikan performa hubungan pasutri

 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon