Senin, 21 Oktober 2013

Temukan Calon Pesaing dan Memeriksa Persaingan

persainganJelaslah bahwa sebelum Anda mulai meneliti pesaing Anda, terlebih dahulu Anda harus mengidentifikasikan siapa mereka. Hal terpentinal untuk diingat bahwa tidak selalu pesaing yang bisa Anda kenall adalah pesaing yang perlu Anda khawatirkan.

Masih ingat tentang sosok malang yang membuka kafe internet dl kota saya dan mendapati bahwa perpustakaan kota menawarkan akses internet? Kejadian semacam ini sudah biasa. Kira-kira pada saat yang sama dengan saat kafe internet itu mengalami kerugian, dewan kota kami membuka restoran baru yang ditawarkan berdasarkan kontrak pada perusahaan swasta. Lokasi restoran ini luar biasa bagus karena mendapatkan pemandangan terbaik dari pelabuhan. Tentu saja, restoran itu berjalan lancar, tetapi bagaimana dengan pemilik restoran swasta yang harus bekerja dua kali lebih keras pada pekerjaan yang nyaris tidak mungkin memenangkan konsumennya kembali ke restoran mereka yang tidak mempunyai pemandangan ke arah laut?

Bukan gagasan yang buruk selalu memperhatikan apa yang dilakukan dewan kota di tempat Anda tinggal. Jika tidak ada lagi yang dapat Anda lihat sebagai penghalang, Anda dapat mengajukan perjanjian kontrak bisnis yang menguntungkan.

Cara-cara pokok menemukan pesaing Anda adalah dengan memeriksa:


  • Iklan  di majalah hobi Anda, situs-situs kelompok, dan koran lokal;

  • internet-dengan menggunakan mesin pencari (Google, Yahoo!, dan lain-lain);

  • direktori perdagangan;

  • buku telepon;

  • direktori Yellow Pages.


MEMERIKSA PERSAINGAN

Ketika  Anda memeriksa prrsaingan, coba cari tahu hal-hal berikut ini.

  1. Apa presisnya yang ditawarkan pesaing. Bagaimana produk atau jasa mereka jika dibandingkan dengan produk atau jasa Anda, dan bagaimana dengan harganya?

  2. Total harga produk mereka setelah Anda memasukkan semua biaya ekstranya. Misalnya, apakah harganya sudah termasuk pajak atau ditambahkan dalam penjualan?

  3. Jenis jaminan yang ditawarkan pesaing Anda. Dapatkah Anda menyamakan diri dengan mereka atau lebih baik daripada mereka?

  4. Seberapa cepat mereka dapat mengirimkan barangnya. Bagaimana perbandingannya dengan Anda dalam hal ini?

  5. Pengakuan konsumen. Apakah mereka juga memasukkan pengakuan konsumen dalam penjualan barang/situsnya? Jika mereka sudah berdiri dalam jangka waktu tertentu, mereka pasti sudah mendapat pengakuan dari konsumen yang puas. Jika belum, mengapa?

  6. Seberapa dekat lokasi mereka dengan calon lokasi Anda. Jika mereka ada di depan pintu, apakah masih ada cukup tempat bagi kalian berdua?

  7. Seberapa sibuk mereka? Jika mereka mempunyai bisnis eceran, Anda perlu melakukan pengintaian diam-diam di luar pada waktu yang berbeda-beda untuk melihat berapa banyak orang yang tidak sekadar masuk tokonya, tetapi juga keluar dengan membawa barang yang dibeli. Jika mereka melayani pesanan lewat pos atau situs, coba pantau situs mereka untuk melihat seberapa sering situs itu diperbarui. Juga kirimkan kepada mereka beberapa surat elektronik berisi pertanyaan untuk melihat seberapa cepat mereka menjawab. Dengan demikian, akan segera tampak apakah bisnis itu berjalan lancar atau sedang sekarat.


 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon