Senin, 07 Oktober 2013

Pintu Sukses Memulai Bisnis

pintu-suksesAda dua kesalahan besar yang dapat Anda lakukan ketika memulai bisnis.


  1. Memutuskan suatu produk atau jasa untuk dijual, kemudian hcrusaha mencari pembeli yang mau membeli apa yang Anda t,iwarkan.

  2. Memulai tanpa benar-benar meneliti rencana bisnis.


Memutuskan produk lebih dahulu, kemudian mencari konsumen yang mau membeli jualan Anda adalah masalah umum dan menjadi iilasan mengapa banyak bisnisyang gagal. Yang terjadi adalah seperti ini. Wirausahawan baru yang mempunyai gagasan bisnis mengisi rak-raknya dengan persediaan produk, membuka pintunya, dan tidak terjadi apa-apa. Di kota kami, saya sudah melihat sedemikian hanyak contoh dalam hal ini, para calon wirausahawan datang dengan penuh semangat ke kota kami dan berharap penduduk kota menginginkan toko kado, toko buku, atau toko lilin mereka, yang dibuka hanya berdasarkan pandangan bahwa kota kami belum mempunyai toko-toko itu.

Mengapa kota kami belum mempunyai toko-toko semacam itu? Apakah itu karena tidak ada orang yang ingin atau membutuhkan ,rpa yang ingin mereka jual? Atau, jika mereka ingin, mungkin tidak ,Ida cukup calon konsumen agar bisnis dapat berjalan. Memang ini kesalahan yang mudah dibuat danjika Anda melakukan survei secara nasional, di dalam garasi setiap orang, di gudang, ruang tengah, clan gudang peralatan berkebun mereka, saya yakin Anda akan menemukan ribuan, mungkin malah jutaan produk yang merupakan bagian dari gagasan besar mereka, yang kemudian gagal.

Agar dapat berhasil, Anda harus lebih dahulu mengidentifikasi target pasar Anda dan memahami kebutuhan mereka sebelum Anda menjual produk atau jasa Anda.








Setelah Anda melakukan riset menyeluruh dan memutuskan apakah memang benar-benar tersedia pasar untuk apa pun yang ingin Anda jual, barulah Anda dapat benar-benar meneruskan bisnis Anda.




Tidak mempunyai rencana bisnis yang unggul adalah kesalahan umum lainnya yang dilakukan calon wirausahawan.

Jika Anda hendak melakukan perjalanan yang tidak Anda kenal betul jalannya, apakah Anda merencanakan lebih dahulu rute Anda, ataukah Anda menunggu hingga Anda tersesat tanpa daya sebelum akhirnya menanyakan arah jalan?

Saya tahu banyak dari Anda yang akan mengatakan bahwa Anda tidak suka merencanakan rute dan menunggu hingga Anda tersesat, beruntung tidak tersesat, atau menyerah.

Intinya, Anda mencapai tujuan dengan lebih cepat dan lebih mudah jika Anda meluangkan waktu untuk mempersiapkan dan mengenal rute terbaik.

Mengapa Bisnis Gagal?

Ada banyak alasan mengapa bisnis baru gagal.

  1. Memperkirakan terlalu tinggi tentang berapa banyakyang dapat dijual oleh bisnis itu atau terlalu rendah dalam memperkirakan berapa waktu yang diperlukan untuk mencapai target penjualan yang pertama.

  2. Terlalu rendah memperkirakan biaya.

  3. Tidak mampu mengidentifikasi pasar dengan tepat karena riset pasar yang kurang memadai atau tidak melakukan riset.

  4. Tidak mampu mengendalikan biaya.

  5. Menyimpan terlalu banyak persediaan.

  6. Secara pribadi dan secara keuangan tidak siap menjalankan hisnis.


Atau dengan kata lain, tidak mampu membuat rencana bisnis yang baik.

Ketika salah satu toko di kota tepi pantai kami yang kecil ini didirikan, saya tertarik untuk mengetahui siapa yang akan menyewanya. Sesungguhnya, saya sudah berpikir akan menyewa sendiri took itu dan menjadikannya sebagai took sepeda. Namun, ketika melihat harga sewanya dan rata-rata biaya bisnis dari dewan kota, saya memutuskan bahwa took itu akan menguntungkan.

Secara pribadi, saya piker harga sewa itu terlalu tinggi untuk kota kami. Ketika saya menyampaikan hal ini kea gen persewaan, mereka malah mencemooh dan menolak pendapat saya yang mereka anggap tidak benar. Mereka tidak hanya menawarkan satu barang, tetapi sekarang juga mengecewakan orang lain.

Penyewa yang baru tiba pada saatnya dan saya mengamati dengan seksama apa yang duhulunya adalah took permen kuno, yang kemudian diubah menjadi kafe internet yang canggih.

Saya terkejut. Siapa yang berpikir untuk membuka kafe internet ketika dewan kota baru saja memperluas perpustakaan yang mencakup akses internet gratis bagi semua anggota perpustakaan? Dan, mereka yang bukan anggota perpustakaan dapat membayar murah untuk menjelajah internet selama 30 menit. Sudah jelas bahwa pemilik yang mendirikan kafe internet ini tampaknya tidak berhasil menjual dagangannya sama sekali. Dalam beberapa minggu, mereka tutup dan toko ini buka lagi beberapa hari kemudian, sebagai toko buku bekas. Sekali lagi, mengejutkan karena sudah ada toko buku bekas yang besar di setiap kota kecil.

Beberapa saat kemudian, pintu tokonya tutup dan toko itu kembali ditawarkan sewanya.

Saya bukannya merasa senang memberikan kisah ini kepada Anda, tetapi cerita ini penting disampaikan karena siapa pun dapat mengalami nasib malang yang sama seperti yang dialami wirausahawan itu jika mereka hanya memperturutkan kata hati dan meneruskan rencana bisnis yang paling mereka sukai.

Sayangnya, bisnis tidak berjalan seperti ini. Sebelum Anda dapat memikirkan tentang sukses, Anda harus mampu bertahan dahulu. Ada dua kata penting yang ingin saya tekankan pada daftar sebab kegagalan bisnis. Kedua kata itu adalah:

  • memperkirakan terlalu tinggi;

  • memperkirakan terlalu rendah.


Saya menuliskan hal ini berdasarkan pengalaman ketika saya mengatakan kepada Anda betapa mudahnya membuat perkiraan terlalu tinggi tentang berapa banyak yang dapat Anda jual, dan perkiraan terlalu rendah tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan agar bisnis Anda benar-benar berjalan.

Saya yakin, paling tidak dibutuhkan waktu tiga tahun untuk memantapkan bisnis yang layak. Jadi, siapkan diri Anda untuk perjalanan panjang.

Meneliti Gagasan Anda

Ada berbagai aspek dari gagasan Anda yang perlu diteliti dan diperhatikan. Aspek yang utama adalah Anda perlu berkonsentrasi pada penelitian menyeluruh tentang produk atau jasa Anda. Cermati gagasan ini dari berbagai sudut pandang.

PRODUK ATAU JASA

Anda perlu yakin bahwa produk atau jasa yang akan Anda luncurkan benar-benar menarik target pasar Anda. Ada yang perlu dipikirkan­mengapa bisnis teh celup sukses besar dan kopi celup gaga? Saya pikir, tidakada orang yang benar-benar mampu menjawabnya, tetapi jelas bahwa kadang-kadang meskipun sesuatu yang mirip dengan gagasan Anda dapat meraih sukses besar, tidak berarti gagasan Anda sendiri juga akan sukses. Dengan melakukan riset memadai, Anda dapat menambah peluang yang menguntungkan Anda.

Pertimbangkan dahulu berbagai aspek dari produk atau jasa Anda, dan tanyakan kepada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut.

  • Apa yang mrmhuat produk utau jasa Anda unik?

  • Mengapa konsumen memilih Anda, bukan yang lain?

  • Seberapa mudah Anda dapat memperoleh produk jualan Anda?


Pada awalnya karena terlalu bersemangat menjalankan bisnis baru, Anda cenderung mudah melewatkan pertanyaan tentang sumber perolehan produk. Anda perlu yakin bahwa Anda tidak hanya dapat memprroleh produknya (atau bahan mentahnya jika Anda membuat sendiri), tetapi juga harga yang Anda bayarkan bukan untuk komponen yang harganya sering naik turun secara berlebihan.

 Selama ini, penjual ikon kami sepenuhnya bergantung pada kapal nelayan setempat untuk persediaan bisnisnya. Meskipun tujuan penjualannya yang utama adalah mampu menjual ikan dalam keadaan segar, tujuan ini sering mengalami fluktuasi di seluruh tempat penjualannya. Kelemahan dari cara ini adalah ketika cuaca terlalu buruk bagi nelayan untuk menangkap ikan, bisnisnya akan kehabisan persediaan, yang berarti konsumennya mulai membeli di tempat lain. Untuk mengatasi masalah ini, dia sekarang membeli persedian ikan dalam jumlah tertentu dari pedagang besar ikan karena dia tetap berusaha untuk mendapatkan pasokan ikan segar untuk bisnisnya, di samping menawarkan ikan yang baru dirangkap diwilayah setempat jika tersedia.

Hasilnya adalah peningkatan penjualan hampir di seluruh tempat penjualannya. Dia tidak hanya mendapat reputasi karena selalu menyediakan ikan segar, tetapi juga menambah variasi ikan lebih banyak daripada sebelumnya.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon