Kamis, 10 Oktober 2013

Mengapa Bisnis Anda Gagal?

gagalAda banyak alasan mengapa bisnis baru gagal.


  1. Memperkirakan terlalu tinggi tentang berapa banyakyang dapat dijual oleh bisnis itu atau terlalu rendah dalam memperkirakan berapa waktu yang diperlukan untuk mencapai target penjualan yang pertama.

  2. Terlalu rendah memperkirakan biaya.

  3. Tidak mampu mengidentifikasi pasar dengan tepat karena riset pasar yang kurang memadai atau tidak melakukan riset.

  4. Tidak mampu mengendalikan biaya.

  5. Menyimpan terlalu banyak persediaan.

  6. Secara pribadi dan secara keuangan tidak siap menjalankan hisnis.


Atau dengan kata lain, tidak mampu membuat rencana bisnis yang baik.

Ketika salah satu toko di kota tepi pantai kami yang kecil ini didirikan, saya tertarik untuk mengetahui siapa yang akan menyewanya. Sesungguhnya, saya sudah berpikir akan menyewa sendiri took itu dan menjadikannya sebagai took sepeda. Namun, ketika melihat harga sewanya dan rata-rata biaya bisnis dari dewan kota, saya memutuskan bahwa took itu akan menguntungkan.

Secara pribadi, saya piker harga sewa itu terlalu tinggi untuk kota kami. Ketika saya menyampaikan hal ini kea gen persewaan, mereka malah mencemooh dan menolak pendapat saya yang mereka anggap tidak benar. Mereka tidak hanya menawarkan satu barang, tetapi sekarang juga mengecewakan orang lain.

Penyewa yang baru tiba pada saatnya dan saya mengamati dengan seksama apa yang duhulunya adalah took permen kuno, yang kemudian diubah menjadi kafe internet yang canggih.

Saya terkejut. Siapa yang berpikir untuk membuka kafe internet ketika dewan kota baru saja memperluas perpustakaan yang mencakup akses internet gratis bagi semua anggota perpustakaan? Dan, mereka yang bukan anggota perpustakaan dapat membayar murah untuk menjelajah internet selama 30 menit. Sudah jelas bahwa pemilik yang mendirikan kafe internet ini tampaknya tidak berhasil menjual dagangannya sama sekali. Dalam beberapa minggu, mereka tutup dan toko ini buka lagi beberapa hari kemudian, sebagai toko buku bekas. Sekali lagi, mengejutkan karena sudah ada toko buku bekas yang besar di setiap kota kecil.

Beberapa saat kemudian, pintu tokonya tutup dan toko itu kembali ditawarkan sewanya.

Saya bukannya merasa senang memberikan kisah ini kepada Anda, tetapi cerita ini penting disampaikan karena siapa pun dapat mengalami nasib malang yang sama seperti yang dialami wirausahawan itu jika mereka hanya memperturutkan kata hati dan meneruskan rencana bisnis yang paling mereka sukai.

Sayangnya, bisnis tidak berjalan seperti ini. Sebelum Anda dapat memikirkan tentang sukses, Anda harus mampu bertahan dahulu. Ada dua kata penting yang ingin saya tekankan pada daftar sebab kegagalan bisnis. Kedua kata itu adalah:

  • memperkirakan terlalu tinggi;

  • memperkirakan terlalu rendah.


Saya menuliskan hal ini berdasarkan pengalaman ketika saya mengatakan kepada Anda betapa mudahnya membuat perkiraan terlalu tinggi tentang berapa banyak yang dapat Anda jual, dan perkiraan terlalu rendah tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan agar bisnis Anda benar-benar berjalan.

Saya yakin, paling tidak dibutuhkan waktu tiga tahun untuk memantapkan bisnis yang layak. Jadi, siapkan diri Anda untuk perjalanan panjang.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon