Kamis, 11 Juli 2013

Pilih Usaha Yang Kira-Kira Anda Mampu

mikir-usahaMemang, jenis usaha apapun dan di manapun saat ini sudah sedemikian marak dan mbludak. Kita bahkan sering merasa bosan menemukan semua jenis pasar, seperti pasar tradisional, swalayan, pertokoan, Toserba, Mal dan lainnya yang banyak bermunculan di tengah-tengah atau di setiap sudut kota. Namun uniknya, siklus barang-barang yang ditawarkan selalu tetap. Hal itu berarti, barang-barang lama laku terjual. Hal itu membuat para pebisnis pemula jadi bingung. Mau bisnis apa. Apa kita mau ikut-ikutan menjual barang-barang yang sama?

Bagaimanapun, Anda harus pintar-pintar mutar otak hingga pilihan jenis usaha Anda bisa bersaing di pasaran. Apalagi kalau dapat peluang ekspor. Dhuh, senangnya!

Jangan lupakan ini :


  • Masih banyak kebutuhan manusia akan barang dan jasa Karena manusia di dunia kini semakin bertambah banyak dan mereka pun akan terus menuju ke dunia modern yang, kebutuhannva terus meningkat serta membutuhkan peralatan, baru. Jadi berbagai jenis usaha juga harus dapat menjawab tantangan kebutuhan tersebut

  • Masih berjubel peluang bisnis yang belum dilihat oleh para entrepreneur. Jadi banyak kesempatan untuk membisniskan kreatifitas Anda. Tinggal Anda yang harus memiliki usaha. apa yang paling cocok bagi Anda sendiri sekaligus pasar pun menyambutnya.


Karena itu hidupkan daya cipta Anda, agar usaha dan produk Anda berbeda dengan orang lain/eksklusif. Memang, di tengah iklim persaingan yang semakin global dan kejam dewasa ini, adalah merupakan keharusan setiap individu memiliki jiwa kreatif dan inovatif. Kedua aspek itu adalah merupakan kunci terbentuknva jiwa entrepreneurship.

Salah satunva, usahakan bakat, hobi atau ketrampilan Anda  berkembang menjadi bisnis. Sebab, usaha apapun kalau ditekuni dapat menjadikan Anda sukses. Seperti halnya:

# Sesuaikan dengan bakat, hobi dan ketrampilan

Sejak usia 7 tahun, Harland Sander sudah harus masak buat keluarganya sekaligus jadi pengasuh bagi adik bungsunya. Ayahnya sudah meninggal, jadi dia harus membantu ibunya. Masak memasak akhirnya jadi hobi dan beberapa macam masakan pun sudah dikuasai. Ibunya nikah lagi saat ia berusia 12 tahun. Sander kecil ikut pindah dan ganti-ganti kerja,di daerah pertanian Greenwood. Di sana dia kerja mulai jadi tukang parkir di New Albany, lalu jadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum, praktek di pengadilan, masuk tentara hingga usia 40 tahun. Pangkat terakhir, Kolonel.

Kolonel Harland Sander punya bengkel di Corbin. Ditempatnya itu is juga menyajikan masakan dan ternyata masakannya disukai banyak orang sampai akhirnya dia membuka restoran. Selama 9 tahun is menggunakan resep ayam gorengnya sendiri hingga digunakan saat ini. Restoran Sander sangat sukses hingga dia dapat penghargaan Kentucky Colonel tahun 1935 dari Gubernur Ruby Laffon. Yakin akan kualitas ayam gorengnya, Kolonel Harland Sander pun membuka usaha waralaba (Franchise) pada tahun 1952 dalam usia 65 tahun. Pada tahun 1964, dia sudah memiliki 600 outlet yang terkenal dengan trade mark, Kentucky Fried Chicken' (KFC).

Fenny Mustafa (pemilik busana muslim 'Shafira'), semula hanya mengelola sanggar busana sederhana, karena selain hobi menjahit, dia ingin membantu teman­temannya, mahasiswi ITB untuk mendapatkan baju muslimah yang nyaman tapi tidak kuno. Ia sendiri punya darah bisnis yang kuat sehingga usahanya laris.Tak hanya mahasiswi, tapi juga wanita yang berbusana muslimah di Bandung kini membanjiri outletnya. Fenny tahu busana macam apa yang diinginkan para wanita untuk kuliah, ke kantor bahkan ke pesta.

Iapun tidak berhenti melakukan inovasi dengan mengaplikasi busana dalam fashion-show untuk menjadi busana muslim. Hingga kini is memiliki lima showroom di Bandung, Jakarta, Surabaya dan 45 counter di mal-mal ternama seluruh Indonesia. Fenny menerapkan hobi, ketrampilan dan bakatnya sekaligus dan mencapai sukses bisnis

Artikel Terkait

2 komentar

[...] Memang, jenis usaha apapun dan di manapun saat ini sudah sedemikian marak dan mbludak. Kita bahkan sering merasa bosan menemukan semua jenis pasar, seperti pasar tradisional, swalayan, pertokoan, Toserba, Mal dan lainnya yang banyak bermunculan di tengah-tengah atau di setiap sudut kota. Namun uniknya, siklus barang-barang yang ditawarkan selalu tetap. Hal itu berarti, barang-barang lama [...] Tips Memulai Usaha Dirumah [...]

[...] Memang, jenis usaha apapun dan di manapun saat ini sudah sedemikian marak dan mbludak. Kita bahkan sering merasa bosan menemukan semua jenis pasar, seperti pasar tradisional, swalayan, pertokoan, Toserba, Mal dan lainnya yang banyak bermunculan di tengah-tengah atau di setiap sudut kota. Namun uniknya, siklus barang-barang yang ditawarkan selalu tetap. Hal itu berarti, barang-barang lama [...] Tips Memulai Usaha Dirumah [...]


EmoticonEmoticon