Rabu, 10 Juli 2013

Jasa Penitipan Anak

jasa-penitipan-anakA.    Peluang Bisnis

Di kota-kota besar seperti Jakarta, banyak wanita juga bekerja karena tuntutan ekonomi yang tinggi. Para wanita yang sudah memiliki anak agak kerepotan apabila tidak memiliki keluarga yang bisa dititipkan anak mereka ketika bekerja. Oleh karena itu, muncullah peluang bisnis berupa jasa penitipan anak. Beberapa jasa penitipan anak bahkan mempunyai program-program meningkatkan kecerdasan otak anak seperti pendampingan dari seorang psikolog untuk melihat perkembangan anak. Selama di penitipan, anak-anak disediakan permainan-permainan yang edukatif, makanan yang bergizi, dan bisa bermain dengan teman-teman sebayanya sehingga bisa bersosialisasi dengan teman-temannya. Jika Anda tertarik membuka bisnis ini, maka peluang terbuka karena betum banyak pebisnis yang menawarkan jasa penitipan anak yang dikelola profesional.

B.     Memulai Usaha

Untuk memulai usaha ini, dapat diperhatikan hal-hal sebagai berikut.


  1. Seleksi tenaga pendamping anak yang profesional yang mengerti masa perkembangan dan pertumbuhan anak.

  2. Anak-anak yang dititipkan umumnya adalah anak balita, maka harus dipersiapkan fasilitas penitipan yang nyaman untuk mereka bermain dan betah.

  3. Buatlah program-program selama seorang anak dititipkan sehingga anak juga dilatih dan dididik untuk mengembangkan otaknya.


C.    Hambatan

Beberapa hambatan yang dapat terjadi dalam bisnis ini adalah sebagai berikut.

  1. Sedikitnya jumlah anak yang dititipkan.

  2. Belum dikenal secara luasjasa penitipan anak yang Anda miliki.

  3. Kurangnya promosi akan membuat bisnis kurang laku.

  4. Kelalaian karyawan terhadap seorang anak sehingga anak jatuh sakit.


D.    Strategi Bisnis

Beberapa strategi bisnis yang dapat dijalani adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan promosi melalui media, baik media cetak atau elektronik. Untuk menekan biaya promosi dapat ditawarkan ke media untuk meliput karena sifat dan keunikan bisnis sehingga akan menarik bagi pembaca media  bersangkutan untuk meliput.

  2. Menjalin kerja sama dengan beberapa toko perlengkapan bayi.

  3. Menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk karyawan wanita di perusahaan tersebut untuk menggunakan jasa ini.

  4. Merekrut SDM yang kompeten dalam mengurus anak selama jam penitipan anak berlangsung.


E.     Analisis Usaha

Di bawah ini adalah perhitungan analisis usaha meliputi investasi awal dan perkiraan laba/rugi bulanan.

Investasi Awal

  1. Perlengkapan dan renovasi


1 paket @ Rp. 25.000.000,00                           Rp.           25.000.000.00

  1. Atribut kantor (seragam, mainan, dsb)


1 paket @ Rp. 2.000.000,00                             Rp.             2.000.000,00

  1. Administrasi ATK 1 unit


@) Rp 1.000.000,00                                          Rp.             1.000.000,00

Total Investasi Awal                                         Rp.           28.000.000,00

Asumsi penyusutan selama 2 tahun untuk penyusutan perlengkapan dan peralatan serta bangunan dan interior sebesar Rp 1.667.000,00 yang dimasukkan ke dalam perkiraan laba/rugi per bulan di bawah ini.

Perkiraan Laba/Rugi per Bulan

  1. Pendapatan


Pendapatan jasa 30 anak @ Rp. 1.000.000,00         Rp.    30.000.000,00

  1. Biaya-biaya


Pengeluaran makan untuk anak yang

Dititipkan 30 anak @ Rp. 450.000,00                     Rp.    13.500.000,00

Gaji karyawan 3 orang @ Rp. 3.000.000,00            Rp.      6.000.000,00

Utilitas (listrik, telepon, dan air)

1 unit @ Rp. 1.500.000,00                                       Rp.      1.500.000,00

Administrasi 1 unit @ Rp. 1.000.000,00                 Rp.      1.000.000,00

Penyusutan alat 1 unit @ Rp. 1.667.000,00            Rp.      1.667.000,00

Biaya sewa tempat 1 unit @ Rp. 2.000.000,00       Rp.      2.000.000,00

Biaya lain-lain 1 unit @ Rp. 1.500.000,00               Rp.      1.500.000,00

Total Biaya                                                               Rp.    27.167.000,00

  1. Laba Bersih                                                              Rp.      2.833.000,00


Catatan: contoh di atas hanya sebuah simulasi. Kondisi sebenarnya tergantung waktu dan lokasi ketika Anda menjalankan bisnis tersebut.

 

Perkiraan modal kembali:

Diasumsikan 6 bulan masih dalam bulan promosi sehingga belum bisa dipastikan berapa banyak pelanggan yang didapat. Perhitungan di atas mulai bulan ketujuh sehingga perkiraan modal kembali adalah Rp 28.000.000,00 dibagi Rp 2.833.000,00 yaitu 10 bulan dan ditambah 6 bulan awal untuk promosi sehingga total menjadi 16 bulan. Walaupun untuk balik modal cukup lama, tetapi hal ini lumrah karena memperhitungkan juga biaya renovasi dan perlengkapan yang menjadi modal awal.

 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon