Kamis, 04 Juli 2013

Jangan Memaksa Prospek Anda

prospek-mlmSampai saat ini image bisnis MLM masih tetap kurang baik, salah satu penyebabnya adalah para pelaku MLM sering memaksa atau mempunyai keinginan untuk segera close calon membernya. Proses perekrutan seperti ini yang mengakibatkan orang tidak respect terhadap pelaku MLM.

Biasanya sistem perekrutan yang terburu-buru seperti itu tidak akan melahirkan member yang sukses, bahkan cenderung non aktif setelah gabung di bisnis anda. Berikut kesalahan-kesalahan dalam melakukan prospek member baru :


  1. Memberikan informasi yang tidak seimbang dan tidak lengkap, informasi yang sepotong-sepotong yang hanya diambil sisi manis tanpa usaha akan mengakibatkan calon member akan segera tergiur untuk gabung, namun hanya menunggu hasil sesuai mimpi yang anda jual

  2. Meminta kepada prospek yang penting gabung dulu, urusan bisnis nanti karena anda hanya meyakinkan bahwa bisnis ini bagus. Karena hanya terpaksa dan tidak ada pengertian maka member semacam ini dipastikan non aktif sejak mereka gabung

  3. Rekrut tanpa edukasi yang berkelanjutan, tidak sedikit pelaku MLM yang mengutamakan kuantitas dalam waktu yang cepat tanpa edukasi yang berkelanjutan. Artinya hanya fokus rekrut dan rekrut sehingga tidak memperhatikan lagi member yang sudah gabung apakah aktif atau tidak


Untuk menghindari itu semua anda harus menyadari bagaimana pentingnya arti seorang downline, anda tidak bisa hidup tanpa downline, dan downline adalah assets anda yang wajib anda maintain dengan baik.

Sekarang saatnya anda merekrut dengan cara yang bijaksana tanpa adanya pemaksaan dan melakukan tekanan agar dengan segera closing. Mungkin cara saya ini banyak yang tidak setuju, tapi tidak masalah, perbedaan pendapat biasa.

Berikut contoh cara merekrut yang bijaksana tanpa adanya paksaan :

  1. Jika anda merekrut secara online maka anda wajib memberikan keterangan yang lengkap di website anda tentang company profile, manajemennya, produk secara lengkap, sistem dan marketing plannya, perijinan baik dari company maupun produk, potensi dari bisnis dan produk anda. Setelah anda memberikan informasi yang cukup lengkap secara berkala berikan informasi perkembangan bisnis anda, bisa by email maupun SMS, agar calon downline anda bisa mendapatkan informasi selengkap mungkin

  2. Jika anda merekrut secara offline maka anda wajib menjelaskan secara jelas item no 1 diatas, biasanya dilengkapi dengan flipchart atau jika anda punya file softcopy bisa anda lakukan presentasi kecil kecilan. Lakukan dengan lengkap berikan gambaran potensi pasar dll. Sekali lagi jangan paksa closing, biarkan prospek anda menganalisa sesuai kemampuannya, dan kasih kesempatan.


Jika calon downline anda siap, maka dia akan closing dengan sendirinya, dan tentunya akan mencari anda kembali. Nah type downline seperti inilah yang kemungkinan besar bisa berkembang, tinggal bagaimana anda menindaklanjuti dengan edukasi yang lain, seperti cara merekrut, cara konsumsi produk, memahami marketing plan, dll

Selamat membangun team bisnis !

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon