Senin, 03 Juni 2013

Buruknya Citra Bisnis MLM

citra-bisnis-mlmSistem bisnis MLM secara sederhana memiliki arti sebuah strategi pemasaran produk atau jasa dengan memanfaatkan karakter dasar manusia yang suka berinteraksi & berkomunitas. Jadi dengan kata lain MLM adalah jenis bisnis pemasaran yang sangat manusiawi sekali, karena disaat manusia menggunakan naluri berkomunitas nya dia pun mampu menghasilkan uang.

Namun dengan begitu banyaknya perusahaan MLM dengan berbagai sistem dan produk yang dipasarkan mengkibatkan penerimaan bisnis ini bisa berbagai variasi, ditambah dengan karakter para distributornya yang beraneka ragam, tentu saja citra bisnis MLM sangat mampu terkontaminasi. Citra MLM yang menipu & licik, suka menjelek-jelekan bisnis pesaingnya, menganggap diri / perusahaan paling benar, memeras keringat para mitra namun memberikan hasil minus, terlalu menjual mimpi tanpa kerja yang realistis, merupakan beberapa faktor menyebabkan bisnis MLM semakin dikucilkan

Dengan mengenal dasar konsep bisnis MLM diatas, maka kita tahu, berbagai citra buruk yang disematkan pada MLM adalah penyimpangan yang wajar adanya, dan tentu saja MLM adalah korban dari kenakalan para mitra atau pun pengusaha yang menjalankan konsep bisnis dengan menggunakan metode MLM.

Hal lain yang menyebabkan MLM semakin terpuruk adalah mudahnya mengambil keuntungan dari bisnis ini, misal dengan sistem yang buruk, maka dalam periode waktu tertentu bisnis MLM tersebut akan ambruk, namun dibalik ambruknya bisnis MLM ternyata banyak yang sudah diskenario dari awal, dimulai dari perubahan sistem saat dirasakan salah dalam mengaplikasikan sistem MLM, ditambah dengan kesengajaan dari perusahaan hanya dengan tujuan mengeruk keuntungan sesaat dari distributornya.

Ada dua kunci penyebab terpuruknya bisnis MLM,


  1. Distributor / Member, menjadi member di bisnis MLM tidak bisa instant, anda baru gabung langsung sukses tanpa melalui pemahaman konsep dari bisnis MLM, sistem pemasaran jaringan maupun produk. Penyebab ada 2 yaitu distributor awal (leader) yang memberikan penjelasan melebihi kenyataan, dan distributor baru, yang tanpa ilmu dan pengalaman begitu saja menyetujui / gabung hanya ingin menjual mimpi, dengan harapan gabung, duduk diam dapat member, dan dapat income rutin, dimana sama sekali tidak ada niatan untuk belajar lebih dalam konsep bisnis MLM yang dijalaninya. Kurangnya pemahaman terhadap konsep bisnis MLM menyebabkan banyak sekali distributor yang kecewa, karena merasa mengalami kegagalan dalam menjual, penolakan saat merekrut, dan ternyata jaringan tidak berkembang (tidak sesuai yang dijanjikan diawal)

  2. Perusahaan MLM, Tidak sedikit diawali dari skenario jahat dari pemilik/manajemen MLM dengan tujuan untuk mengeruk penghasilan sebesar-besarnya dari masyarakat. Biasanya menggunakan sistem MLM yang mendekati money game. Yang kedua buruknya penguasaan terhadap sistem MLM, sehingga bisa salah perhitungan di tengah jalan dan tentunya mengorbankan seluruh distributor MLM tersebut. Yang ketiga ternyata perusahaan tidak memiliki produk yang unik, biasanya hanya mengambil produk yang banyak beredar di pasaran hanya diganti cover, nama, dan content yang sedikit berbeda. Ternyata dalam perjalanannya produk tersebut tidak menghasilkan testimoni yang bagus


Dari dua penyebab utama tersebut untuk menghindarinya ada beberap tips sbb:

  1. Lihat dengan seksama peluang bisnis MLM yang ditawarkan kepada anda, cari waktu khusus untuk mempelajarinya dengan detail. Jangan terburu buru untuk gabung hanya karena nafsu, kepingin posisi diatas, dan di iming-imingi potensi income yang besar dengan berbagai kemudahan

  2. Amati sistem yang ditawarkan, bila anda blank tidak mengerti coba sharing atau tanya kepada yang lebih mengerti. Jika anda masih pemula atau baru selayaknya mencari upline yang profesional dan bertanggungjawab.Silahkan uji calon upline anda tersebut, bisa dengan sms tanya sistem dan produk, potensi, perijinan, perusahaan, gali seberapa dalam dia mengerti. 75% kesuksesan anda diawali dari komitment dan support dari upline anda

  3. Teliti dengan jeli produk unggulannya, cari tahu di internet apakah produk tersebut sudah ada di pasaran atau belum, apakah produk tersebut mempunyai content bagus, berbahan dasar herbal, aman di konsumsi, harga nya terjangkau, pangsa pasarnya luas, mudah dijual secara online, habis pakai sehingga mempercepat repeat order


3 hal diatas pahami dengan benar, kuncinya jangan terburu buru, dan tidak harus cari MLM yang baru, justru MLM yang sudah exist seperti MLM ABE jauh lebih menjanjikan bila dibandingkan dengan MLM MLM baru yang muncul. Jadi anda tidak harus mencari / memburu MLM baru untuk sukses

 

 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon