Selasa, 04 Juni 2013

Belajar Memiliki Jiwa Kepemimpinan

pemimpinEntrepreneur adalah juga seorang pemimpin. Karena sebelumnya is juga harus mampu memimpin dirinya untuk bekerja dengan disiplin serta mengatur waktu sendiri. Dan, ketika perusahaannya lebih berkembang, tak bisa tidak dia harus mempekerjakan karyawan. Hal itu berarti, dia harus memimpin mereka. Di awal bisnisnya, seorang pemimpin harus dapat menciptakan visi (gambaran) masa depan bisnisnya, kemudian misi atau sesuatu yang harus dilaksanakan dan diselesaikan untuk menuju masa depan sesuai dengan visi yang telah ditetapkan, strategi untuk mencari cara agar mencapai sasaran dan sasaran atau sesuatu yang harus dicapai perusahaannya.

Tugas seorang pemimpin adalah menggerakkan usahanya ke sebuah tujuan masa depan. Sebab itu, dia harus dapat mengarahkan visi, misi, strategi dan sasarannya ke anak buahnya agar menjadi panduan organisasi untuk bergerak maju. Dalam implementasinya tersebut, kadang pemimpin harus mengerti bussiness art atau seni permainan bisnis, seperti

1. Menyatukan pandangan semua individu

2. Menjelaskan arah, sasaran dan fokus

3. Memotivasi SDM-nya

Sangat banvak teori yang diajukan bagaimana seharusnya sifat dan sikap kepemimpinan. Para analis Timur maupun Barat menulis tentang masalah itu dengan panjang lebar. Mereka menyatakan apa dan bagaimana seharusnya seorang pemimpin. Penjabarannya pun dimulai dari bagaimana seharusnya sosok seorang pemimpin itu sendiri, baik sikap, pengetahuan hingga penampilan.

Namun kebanyakan dari mereka hanya mampu berteori, sementara dalam praktek kesehariannya seorang pemimpin tidal: ada yang sesempurna seperti yang mereka harapkan. Contohnva saja, Stogdil (1974) menyebut lima persyaratan yang harus dimiliki seorang pemimpin. Stogdil (1974) berhasil meng­inyentarisasi tentang kepemimpinan dari 73 orang ahli. Dikatakannya, seorang pemimpin harus memiliki bakat, yaitu :


  1. Lima macam bakat yang bersangkutan dengan kcadaan fisik, antara lain kekuatan, penampilan dan tinggi badan.

  2. Empat macam bakat yang bcrsangkutan dengan intelegensia dan kcmampuan.

  3. Enam belas bakat yang bersangkutan dengan kepribadian, antara lain penyesuaian diri, agresivitas, antusiasme dan kepercayaan diri.

  4. Enam macam bakat yang bersangkutan dengan tugas, antara lain kemampuan mendorong dan inisiatif.

  5. Sembilan macam bakat yang bersangkutan dengan hubungan sosial, antara lain, kerjasama, kemampuan mengadakan hubungan antar manusia.


Bermacam-macam pendapat tentang sifat kepemimpinan yang  dilontarkan oleh para ahli, namun pada akhirnya teori-teori mereka pun digugurkan oleh pendapat ahli yang lain, bahwa seorang pemimpin biasanya dilahirkan oleh situasi darurat atau gawat. Dalam situasi seperti itu, akan muncul seorang pemimpir Yang memiliki kemampuan membaca situasi dan ia pun berhasil mengatasi permasalahan yang dihadapi orang banyak. Itulah pemimpin. Ia memang memiliki bakat memimpin. Kendati yang lebih penting adalah sikap bukan bakat. Kepemimpinan terdiri dart kualitas-kualitas positif yang fundamental, yang bisa dipelajari dan diterapkan oleh semua orang.

Saat yang terbaik untuk mengembangkan kualitas kepemim­pinan adalah pada masa muda. Di masa itu mereka harus me­ngembangkan kualitas dan mengerahkan daya individualitas yang dikembangkan pada masa formatif. Banyak orang yang tak mampu menjadi pemimpin dan selalu tergantung, menjadi pengikut orang lain sepanjang hidup mereka. Sebab, mereka tidak pernah diajar balk di sekolah maupun di rumah tentang kebenaran, tentang nilai potensial mereka dan tentang kemampuan mereka untuk menjadi seorang pemimpin.

Orang yang secara tepat menerapkan prinsip pencapaian sukses dan telah diuji waktu, tak bakal menjadi menjadi orang yang selalu tergantung pada orang lain atau pengikut. Ia adalah seorang pemimpin.

Sekarang bagaimana dengan anda? sudahkah memiliki Jiwa kepemimpinan? ataukah sudah memiliki keinginan untuk belajar menjadi seorang pemimpin?

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon