Jumat, 17 Mei 2013

Mulailah Bisnis Sekarang Juga, Jangan Tunda!

waktu-memulai-usahaSungguh tidak masuk akal, bila Anda kepingin banget jadi pengusaha tetapi tak pernah coba memulainya seperti halnya Tirto Utomo. Mungkinkah cita-cita Anda untuk kaya dan sukses bisa tercapai? Keberanian Anda untuk bisa mengambil keputus memulai itulah yang akan menjadi pertaruhan masa depan Anda dalam berbisnis walau pada mulanya dianggap ide gila sekalipun Karena itu, janganlah menunda-nunda waktu. Anda harus bi mengambil keputusan sekarang atau sama sekali tak akan pernah melakukan bisnis. Keraguan yang menyelimuti Anda selamanya tidak akan hilang manakala Anda tidak pernah mengambil keputusan untuk memulainya. Cobalah sekarang juga!

Hitungan-hitungan kalkulator yang sudah Anda lakukan dengan prediksi gagal, hanya akan membuat Anda sema ketakutan untuk segera bertindak. Sadar atau tidak, ketakut itu akan membuat kita selalu mengulur-ulur waktu. Karena itu, lawanlah pikiran anda dengan tindakan. Mulailah sekarang, apapun jenis bisnis Anda atau Anda bakal kehilangan kesempatan untuk sukses dan menjadi kaya.

Walau demikian, persiapan untuk menjadi seorang entrepreneur harus tetap Anda miliki. Seperti halnya, ketika banyak pemuda Amerika Serikat wajib maju ke medan perang Vietnam layaknya perjuangan 'Rambo'- disana mereka pun terpaksa harus menyelamatkan diri dan serangan musuh, sekaligus juga harus berani membunuh. Bagaimanapun, dalam keadai darurat atau terpaksa, secara tak sadar seseorang mampu memiliki energi untuk menyelamatkan diri. Energi tak karat mata inilah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan jihad bisnis. Biasanya, ketika seseorang merasa kepepet maka dia akan jadi kreatif. Otaknya akan berputar untuk menyelamatkan diri. Sema itu mampu memunculkan, pertanra, dorongan dan kekuatan mental.

Kedua adalah memiliki pengetahuan tentang bisnis. Bagaiman, mungkin seseorang tiba-tiba bisa berenang, begitu dia terjun ke air tanpa tahu cara berenang? Tentunva dia harus tahu gerakannya ketika berenang di air yang dangkal dan dalam atau bagaimana pula dia harus melawan arus air. Sama halnya ketika terjun ke dunia bisnis, kita harus memiliki pengetahuan bisnis dan segala permasalahannya pun harus dipelajari terlebih dulu. Menggali pengetahuan tentang bisnis bisa dilakukan sedini mungkin, dengan cara memupuk  jiwa agar berwawasan entrepreneurship. Misalnya, bagi orang yang tertarik ingin menjadi entrepreneur is pun akan belajar banyak dari perusahaan tempatnya bekerja. Dia sanggup magang di perusahaan itu walau digaji kecil dengan mempelajari semua aspek pekerjaan, terutama di bidang sales dan marketing. Artinya, secara tidak langsung perusahaan tersebut menjadi tempat pendidikan baginya. Setelah merasa mampu, is pun segera melepaskan diri dari pekerjaannya lalu mendirikan perusahaan sendiri. Sayangnya, banyak mantan karyawan yang terang-terangan menjiplak sistem yang ada dan sudah dia pelajari, bahkan kemudian is berusaha untuk merebut pangsa pasar milik perusahaan asalnya.

Ketiga adalah, ide atau gagasan yang biasanya merupakan pendorong utama. Tanpa kedua hal tersebut, mental sekuat baja dan pengetahuan pun tidak ada artinya. Ide atau gagasan biasanya terlahir tanpa emosi. Ide bisa juga muncul ketika seseorang sedang tidur nyenyak. Pakar kimia asal Jerman, Kekule menemukan idenya, yakni rumus 'trukturi bensen' yang termasyhur, saat dia sedang tidur nyenyak. Begitu dia terbangun, amigdala dalam otaknya masih bekerja sehingga memunculkan gagasan yang hebat.

Keempat adalah, konsistensi dalam petaksanaan kerla. Orang terkaya Indonesia era di Orba, Liem Sioe Liong (Soedono Salim) sejak usia sangat muda sudah memiliki cita-cita ingin menjadi orang kaya. Dia berani berpetualang dari negara asalnya, Tiongkok sampai ke Kudus, Jawa Timur yang terkenal sebagai pusat pabrik rokok kretek, karena is melihat peluang bisnis tembakau dan cengkeh disini. Sebagai seorang supplier tangguh, Liem lalu memasukkan tembakau dan cengkeh dengan cara menyelundupkannya dari Maluku, Sumatra, Sulawesi Utara hingga ke Kudus. Saat itu dia mulai kaya, disamping usaha lainrn ialah mendatangkan produksi tekstil murahan ke Indonesia. Usahanya semakin lama semakin maju, hingga ia memiliki fasilitas khusus dari Presiden Soeharto untuk membana perusahaan terigunya, Bogasari, serta beberapa bank.

Ada beberapa kiat sukses Hem Sioe Liong dalam perjuangannya untuk jadi kaya raya. Yakni, dia hanya tidur selama tiga jam saja dalam sehari. Selebihnya, ia manfaatkan untuk melaksanakan berbagai rencana dengan bekerja super keras. Memang, sejak muda dia suka sekali menyusun banyak rencana dan semua rencana itu pun segera dilaksanakan secara konsiten, Hal itu menggambarkan, mental calon orang sukses konon memiliki kekuatan puluhan kali lipat dari orang biasa.

Banyak orang yang membuat rencana bisnis, namun tidak dapat mewujudkan dengan baik. Hal itu disebabkan, dalam menyususn rencana mereka tidak konsisten. Mereka banyak mengkhayal, namun tidak segera menjalankannya atau malahan tidak tahu darimana mulainya.

Dapat dipastikan, Liem Sloe Liong atau para konglomer. lainnya pada awalnya merasa tidak puas dengan diri sendiri, Mereka ingin mengubah kehidupan dan berusaha untuk memperbaikinya. Malahan kalau boleh, mereka juga ingin pun kekayaan sebanyak-banyaknya. Sebab itu mereka lantas membuat rencana yang terperinci dan menyusun daftar yang berisi langkah-langkah awal untuk bekerja dan segera mewwujudkannya.

Menyimak contoh di atas, barangkali Anda pun menyangkal. "Buat apa catatan-catatan berbagai rencana? Toh hidup ini bisa berjalan seperti air mengalir. Segala sesuatunya pun akan berjalan menurut irama hidup masing-masing". Namun, siapapun yan beranggapan seperti itu ada baiknya introspeksi diri. Apa ya kita dapat sukses berbisnis tanpa rencana? Adakah keberhasilan itu datang dengan sendirinya tanpa rencana ? Silahkan renungkan....

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon