Minggu, 05 Mei 2013

Menikmati Kesibukan

[caption id="attachment_926" align="alignleft" width="300"]Super Sibuk Super Sibuk[/caption]

Untuk memperoleh kekayaan, seringkali orang sukses akan memiliki passion atau gairah hidup sejak masa mudanya. Mereka, punya semangat tinggi, motivasi, banyak ide, energik dan bercita-­cita setinggi langit serta sanggup bersaing. Dilihat dari kacamata lahiriah, mayoritas orang-orang seperti ini hidup lebih sukses, ketimbang orang muda yang merasa dirinya sudah tenteram, mapan dan bahagia. Orang yang sukses di kota-kota besar adalah mereka rang memiliki banyak simbol kekayaan atau atribut kemewahan yang selalu disandangnya. Entah, mereka merasa yang namanya `bahagia' atau tidak. Itu bisa diatur!

Yang penting, mereka punya segudang jadual kesibukan. Do the bussiness and work  as a hobby, adalah prinsip seorang entrepreneur sukses. Mereka juga banyak relasi serta undangan. Jalan-jalan, baik ke dalam maupun luar negeri, kongko-kongko dengan sahabat dari cafe ke cafe hotel mewah. Gaya hidup kota besar seperti itu akan nambah gairah dan semangat hidup. Maka  beginilah asyiknya mereka :

Satriyanto Tirtawisata (Dirut PT Panorama Sentrawisata,Tbk), harus banyak melakukan perjalanan ke dalam maupun luar negeri, baik untuk mengikuti travel trade ke berbagai negara dan menjajagi peluang bisnis baru atau melakukan negosiasi dengan mitra bisnisnya. Apalagi dia punya beberapa perusahaan yang patungan dengan perusahaan asing. Otomatis dia harus suka jalan­jalan, "Santai adalah bisnis saya," katanya. Di sela kepadatan acaranya di mancanegara, is juga kerap main golf, khususnya kalau dia berkunjung ke negara-negara misalnya, Singapura, Bangkok, atau Australia atau berburu makanan lokal yang aneh dan lezat di negara­negara yang dia kunjungi. Kafi Kurnia (entrepreneur sukses) juga punya hobi memburu makanan di setiap

negara yang dia kunjungi. Ratusan jenis makanan sudah dia cicipi. Untuk hobi berburu makanan itu, Satriyanto dan Kafi tak punya anggaran khusus. Tapi Kafi pernah membeli kopi luwak di Hongkong dengan harga Rp 1,3 juta/ons. Jadi lengkaplah kesenangan mereka yang dapat menambah gairah hidup. Bisnis yang menyenangkan dan menguntungkan, jalan-jalan, santai, berburu makan enak dan golf. Semua itu adalah lambing kekayaan.

Salah satu hobi Robby Darmasetiawan (GM. PT. Dian Graha Elektrika) adalah main golf. Ia berani merogoh koceknya sebesar Rp 101 juta plus, untuk jadi member di sebuah lapangan golf. “Di sini menu food & beveragenya juga enak,” katanya. Memang di dalam kompleks ini terdapat restoran, club house, fitness center, lapangan tenis, sauna, kolam renang, Jacuzzi dan lainnya yang bisa dimanfaatkan. Main golf bukan sekedar olah raga tapi juga merupakan ajang lobi bisnis serta membangun jaringan bisnis para pebisnis, karena yang datang kesana adalah kalangan eksekutif, professional dan pejabat  atau jenderal. Disela-sela ayunan stik, deal business pun terjalin. Maka lapangan golf pun jari arena lobi dan membangun jaringan berbagai kalangan atas tersbut. Semua  itu akan menambah gairah, energy, disamping bersenang-senang.

Gairah hidup (passion) memang akan mendorong para pebisnis atau entrepreneur mencapai sukses bisnis yang digelutinya, karena gairah hidup sama dengan menambah energi atau semangat, membuat seseorang rela berkorban demi sesuatu yang paling dicintai dan diutamakan.

Namun, bagi segelintir orang yang punya garis tangan hyper sukses, mereka tidak cukup puas dan terus saja merasa belum apa-apa, ketika hanya mencapai hidup dengan kesuksesan seperti kaya raya, mapan dan bahagia saja. Semua itu serasa masih kurang dan sangat kurang. Makanya, ada yang :

Arnold Schwazenegger masih merasa kurang puas 'hanya' berkiprah jadi aktor Hollywood. Meski namanya sudah mendunia, dia terus saja berjuang menjadi Gubernur. Akhirnya memang ia mampu menjadi Gubernur California. Namanya pun semakin melejit. Padahal menjadi aktor pun dia sudah terkenal, kaya raya dan punya nama baik, apalagi dia sudah masuk dalam klan Kennedy (menikah dengan keponakan JF Kennedy, Maria Schriver). Malah cita-citanya selanjutnya adalah menjadi Presiden AS.

Bill Clinton (mantan Presiden AS), menulis buku 'My Life' yang kembali mengorbitkan namanya. Buku tersebut dalam waktu yang singkat mencapai oplah jutaan copy dan ia juga dibayar jutaan dollar AS untuk royaltinya. Banyak aktor Hollywood terkenal yang berkecimpung di bidang politik dan menjadi pembesar dalam pemerintahan AS, antara lain, Ronald Reagan (Mantan Presiden AS), Clint Eastwood (mantan Walikota California, Sutradara penyabet Oscar dalam filrnnya' Million Dollar Baby'). Warren Beatty (pemenang Oscar dalam filmnya 'Bugsy'), kini adalah seorang Senator AS. Donald Trump, selama ini sudah sangat super kaya, namun dia terus menambah kekayaannya dengan berencana mendirikan gedung-gedung pencakar langit setiap hari. Oprah Winfrey adalah presenter yang namanya sudah sangat mendunia. Tak seorang pun yang tidak senang ketika diundang menjadi tamunya. Dia tetap eksis dengan programnya dan semakin lama ia dengan mudah mengundang orang-orang sangat penting dunia. Pamor Oprah dapat mengalahkan selebriti top dunia dan ia pun akan terus meningkatkan kinerja lebih dan lebih lagi.

Setelah berhasil dengan Microsoftnya, Bill Gates, yang punya hobi Bioteknonologi menambah kehebatan namanya dengan mendirikan perusahaan Bioteknologi untuk mengatasi masalah kesehatan Dunia Ketiga. la membuat obat anti kanker, penyakit menular, disfungsi ereksi, imunisasi, AIDS, TBC, dan lain-lain.

William E.Heinecke, tidak puas hanya memiliki Mister Donut’s yang pertama kali berhasil di Thailand dan Pizza Hut-nya yang mendunia, disusul dengan Ice Cream Swensens, Burger King, Sizzler, Bossini, Esprit Fashion, Restran Steak, Cosmetik. Ia pun mendirikan Museum-museum Ripley’s, Hotel-hotel mewah Asia Tenggara, antar lain JW Mariot, The Regent dan masih banyak lagi. Banyak multi milyader yang tidk puas dengan kekayaannya yang sudah merambah ke seluruh bumi ini.

Ketika Anda telah mengejar cita-cita tinggi, Anda boleh mendongak ke tokoh-tokoh selebriti Amerika Serikatatau negara-ngara barat. Mereka tidak pernah puas, meski sdah memiliki segalanya. Prestasi, ketenaran, dan kekayaan. Mereka ingin lebih dan terus lebih, sehingga menjadi orang terkaya di dunia lias orang super hebat nomor satu  di dunia. Untuk masalah mengejar keuniawian, orang barat memang biangnya.

Menjadi orang hebat, terkenal, kaya nomor satu di dunia, jelas sangat dibolehkan oleh Islam. Namun caranya khas. Menurut Islam, kekayaan harus diperoleh dengan halal dan dari hasil keringat sendiri. Kepemilikan harta tidak boleh menjadikan seseorang jadi sombong, bermegah-megahan atau berlebih-lebihan dan kikir, bahkan menumpuk harta serta menghitung-hitung harta. Tujuan memiliki kekayaan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk seluruh umat. Itu pun penyalurannya juga harus harus I jalan yang benar.

Sementara itu, tempat menyimpan harta jug tidak dibolehkan di suatu lembaga yang melibatkan riba (dibungakan). Begitu juga, usaha menambah harta bukan dengan yang bersifat maksiat. Mislanya, jadi menjual bang-barang haram, valas (menjual uang untuk mencari keuntungan). Harta yang dimiliki, cukup dipakai untuk keperluan yang bersahaja tau sederhana. Sisanya harta digunakan untuk mencari berkah, dengan cara memberikan amal kebajikan serta menjalankan kewajiban syariatnya kepada orang lain.

Di Indonesia sendiri, hanya beberapa persen saja diantara segelintir orang kaya dan sukses, yang tahu jalan untuk terus jadi konglomerat dan meraih kekuasaan atau jadi wakil rakyat. Mereka pun berhasil muncul sebagai selebriti kondang dan toh mereka ngaku bahagia lahir dan batin. Jadi memang tak ada salahnya orang timur pun dapat memiliki hyper sukses, meski logikanya harta benda, kemasyhuran, pangkat, jabatan, dan semua yang kita miliki di dunia ini tidak bakal di bawah mati. Tapi jika harimau mati meninggalkan belang, maka sepantasnyalah, manusia mati meninggalkan nama  baik.

 

Artikel Terkait

1 komentar so far

[...] terbatas ini untuk menjemput seluruh kesuksesannya. Dan, dalam perjalanan itu mereka juga memiliki filosofi hidup masing-masing yang tidak kalah hebatnya dengan para tokoh filsuf, penemu atau pejuang kemanusiaan Yang terkenal [...]


EmoticonEmoticon