Kamis, 21 Februari 2013

Berbagai Pilihan Ide bisnis (3)

 

[caption id="attachment_720" align="alignleft" width="300"]Cari Ide bisnis Cari Ide bisnis[/caption]

L.  Bisnis Kaligrafi Kuningan

Hobi memang membawa keuntungan. Ungkapan demikian mungkin yang patut kita istilahkan dari berbagai kesuksesan orang-orang yang berawal dari hobi. Demikian pula dengan hobi membuat bingkai dan kaligrafi. Apalagi jika Anda berasal dari pesantren yang mengajarkan seni kaligrafi dengan sangat baik. Makanya, tidaklah mengherankan bial Anda sangat mahir dan terampil dalam seni kaligrafi ketika menjadi mahasiswa.

Selama ini, kita mungkin berkesimpulan bahwa setiap foto atau kaligrafi akan kelihatan bagus jika dipajang menggunakan sebuah bingkai. Apalagi jika bingkai tersebut memiliki kesan mewah. Bial seperti itu, maka foto tau kaligrafi yang terpajang pun semakin tampak menarik. Bingkai bisa terbuat dari apa saja, misalnya kayu, triplek yang diberi batu-batuan, palstik, alumunium, dan masih banyak lagi lainnya.

Di pasaran, kita bisa menjumpai bingkai dan kaligrafi yang terbuat dari berbagai bahan, varian harga, bentuk, dan ukuran. Namun, dari sekian banyak varian itu, mungkin Anda belum terlalu banyak melihat kaligrafi dari kuningan, atau bahkan masih langka. Nah, kedua bisnis itulah yang harus dikembangkan oleh seorang mahasiswa di tengah kesibukan kuliahnya.

Selain kaligrafi, ada berbagai jenis haisl karya yang bisa Anda kembangkan dari medium kuningan, semisal ornament kuningan, lambing negera, lambnag klub bola, masjid, seketsa, dan lainnya.

Bisnis kaligrafi kuningan dapat Anda kerjakan di sela-sela waktu luang atau libur kuliah. Produk dari hasil karya ini bisa Anda titipkan di pameran, bazaar, atau ditawarkan ke teman-teman dan masyarakat di sekeliling tempat tinggal Anda. Selain membuat kaligrafi, ANda juga dapat menerima jasa perbaikan bingkai foto atau lukisan, serta perbaikan kaligrafi yang rusak. Dengan menggunakan metode manual juga tidak masalah, yang penting hasilnya memuaskan.

Untuk memulai bisnis kaligrafi, kuningan, bahan-bahan yang Anda perlukan ialah lempengan kuningan, paku berukuran 5 inci, triplek, lem, pengilap, pembersih, serta kayu berukuran 2 x 1 m sebagai pengganti palu (untuk mengambil tekanan).

Dalam membuat kaligrafi kuningan, sebaiknya Anda membuat gambar maupun tulisan kaligrafi di kertas dengan menggunakan pulpen. Hal ini untuk mempermudah Anda saat menggambarkannya di lempengan kuningan. Selanjutnya, lempengan kuningan yang sudah dibersihkan dimal/diketok dengan menggunakan paku 5 inci dan kayu. Untuk proses yang satu ini, Anda harus mengerjakannya secara teliti dan hati-hati. Lempengan kuningan yang telah siap diukir, dan bisa langsung dipajang menggunakan bingkai.

Agar pekrjaan Anda terasa ringan, angkatlah 1 atau 2 orang karyawan yang benar-benar bisa membuat kaligrafi. Harga untuk jasa bingkai berkisar Rp 15.000.000,00 sampai 80.000,00. Sedangkan harga untuk kaligrafi kuningan sebesar Rp 400.000,00 hingga Rp 1.000.000,00 yang tergantung pada jenis dan ukurannya. Dengan mematok tariff tersebut, pendapatan Anda per bulan berkisar Rp 1.500.000,00 sampai Rp 2.000.000,00. Inilah bisnis yang sangat menjanjikan bagi Anda !

 


  1. M.          Event Organizer (EO)


Bagi Anda yang memiliki hobi beroragnisasi, tempaknya EO menjadi pilihan bisnis yang tepat. Meskipun bisnis ini terbilang baru dan hanya populer di kota-kota besar, namun prospek di masa depan sangtlah menjanjikan. EO atau penyelenggara acara adalah istilah untuk menyebutkan penyedia jasa professional penyelenggara acara. Walaupun bisa di alihbahasakan, tetapi istilah aslinya (yakni EO) tetap dipergunakan.

Pada dasarnya, tugas EO adalah membantu sang klien (client) untuk dapat menyelenggarakan acar yang diinginkannya. Bisa jadi, hal ini dikarenakan keterbatasan sumber daya atau waktu yang dimiliki oleh klien. Namun, penggunaan jasa EO juga dimungkinkan dengan alas an agar penyelenggaraannya professional sehingga hasilnya lebih bagus dari pada bila dikerjakan sendiri.

EO bisa dibedakan menjadi beberapa macam menurut bentuknya. Namun, dikalangan mahasisnya, biasanya yang populer adalah EO untuk seminar, workshop, konser music, pertunjukan teater, dan berbagai pameran (buku, job carier, pakaian, kerajinan, dan lain-lain).

EO juga sering digunakan dalam berbagai acara, speerti launching product, company gathering, anniversary , exhibitions, promosi, talk show, dan lain sebagainya, sejak tahap persiapan samapi event berjalan lancer dan baik. Dalam menjalankan peran di sebuah event acara, sebuah EO bertugas mengkoordinasi, melayani, dan mendukung kepentingan yang bersangkutan, misalnya trainer, trainee vendor, training, transportasi, media masa, dan pihak – pihak terkait lainnya.

Berkecimpung di dunia EO memang suatu kenikmatan tersendiri. Meskipun Anda sering kali merasa sangat kelelahan, namun di balik itu tersimpan rasa bangga dan gembira. Rasa bangga ketika event yang Anda selenggarakan sukses dan sesuai harapan, serta rasa gembira karena Anda dapat bekerjasama dengan tim yang menyenangkan. Tetapi, ada beberapa hal utama yang perlu Anda perhitungkan sebelum memutuskan terjun di dunia bisnis EO. Adapun berbagai hal yang dimaksud adalah sebagai berikut :

 

  1. 1.             Bekal Pengalaman dalam Menyelenggarakan Event


Disadari ataupun tidak, sebenarnya bekal yang Anda miliki sebagai pengelola event sudah ada sejak Anda sekolah. Kepanitiaan yang Anda ikuti sewaktu sekolah bisa dijadikan sebagai bekal pengalaman yang cukup. Paling tidak, Anda sudah mengetahui prosedur dalam mengelola suatu kegiatan, muali dari penyusunan proposal sampai eksekusi di lapangan.

 

  1. 2.             Ide Kreatif dan Inovatif


Bisnis EO merupakan bisnis komunikasi dan hiburan. Oleh karena itu, keputusan dan ketertarikan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Ketika tidak ada ide cemerlang dan kreativitas, maka Anda harus siap-siap gigit jari. Meskipun begitu, kreativitas memang tidak harus selalu orisinal. Sebab, mengembangkan sebuah ide yang sudah ada pun bukanlah masalah.

 

  1. 3.             Relasi Bisnis (Klien/Sponsor) yang Cukup Kuat


Dukungan relasi bisnis, baik yang berupa klien ataupun sponsor, merupakan kunci dari sukses atau tidaknya suatu acara yang Anda selenggarakan. Sebelum memutuskan terjun ke dunia bisnis EO, Anda harus mencermati kembali mengenai ada atau tidaknya jaringan bisnis yang kuat. Sebab, merekalah yang nantinya akan membeli atau membiayai ide-ide kreatif Anda. Apabila Anda tidak mempunyai jaringan bisnis, sebenarnya hal itu bukanlah masalah besar. Namun, Anda mesti membangun kepercayaan terhadap EO Anda. Dengan demikian, jaringan bisnis tersebut akan terbentuk dengan sendirinya.

 

  1. 4.             Modal Usaha yang Cukup    


Dalam memulai sebuah usaha, mutlak dibutuhkan modal. Dalam bisnis EO, Anda perlu menyiapkan modal financial, terutama demi memenuhi keperluan – keperluan EO, seperti mengurus legalitas usaha (CV atau PT), menyewa kantor, pengadaan alat kantor, baiay telekomunikasi, baiay perisiapan event, dan lain-lain.

Untuk memenuhi bebrapa hal tersbeut, tentunya tidak cukup dengan selembar atau dua lembar uang rupiah. Sungguh, jika Anda tidak mempunyai cukup banyak modal financial, maka Anda bisa mencari investor. Dengan demikian, Anda tak perlu merasa khawatir.

Walaupun terlihat sanagt sederhana, namun sebenarnya poin-poin tersebut merupakan hal-hal yang cukup berat. Kebanyakan orang mengatakan bahwa bisnis di dunia EO itu mudah, tetapi sesungguhnya ada banyak sekali rintangan yang harus Anda hadapi, dan tentunya ini tidak ringan. Meskipun begitu, Anda perlu mengetahui bahwa kunci kesuksesan EO ada pada ketekunan dan kerja keras. Itulah modal paling uatama yang harus Anda miliki.

Selain ketekunan dan kerja keras, dalam bisnis EO, kekuatan utama ada pada promosi dan konsep. Jika promosi dan konsep acara yang Anda tawarkan bagus, orang-orang pasti akan memakai jasa Anda. Hanya saja, pada tahan awal, hendaknya Anda memulai bisnis dari skala kecil dulu, misalnya menggambar untuk anak-anak SD, TK, atau PAUD, acara reuni, temu kangen, festival musik tingkat kabupaten/kota, dan acara-acara kecil lainnya.

Untuk analisis bisnis EO, ANda tentu lebih mudah menetukannya. Pada EO tahun anak-anak dengan pengunjung 40 orang dan hidangan prasmanan, Anda bisa memasang tarif Rp 2.000.000,00. Pada acara seminar dengan 200 peserta dan fasilitas snack, Anda dapat memasang tarif sebesar Rp 2.000.000,00. Semakin besar acara yang diadakan, semakin besar pula anggarannya. Dan, dari setiap event tersebut, minimal keuntungan yang bisa Anda peroleh adalah Rp 500.000,00.

 

  1. N.           Melukis


Seseorang yang mempunyai hobi melukis atau menyukai seni biasanya mempunyai banyak koleksi lukisan sendiri. Jika ia mau mengembangkan potensi pada dirinya dalam wilayah bisnis, bukanlah mustahil jika ia menjadi seseorang yang kaya raya. Kenapa bisa begitu? Sebab, rata-rata harga lukisan yang dijual di pasaran berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bila ia mempunyai jiwa usaha yang tinggi, jelaslah bahwa ia bisa meraih keuntungan yang besar.

Jika Anda hanya memiliki beberapa koleksi lukisan, Anda bisa saja menawarkannya kepada orang-orang di lingkungan sekitar Anda. Atau, Anda juga dapat menitipkannya dalam event pameran lukisan. Sebenarnya, area yang tepat untk memasarkan lukisan adalah lingkungan masyarakat perkotaan yang nilai penghargaan terhadap lukisan cukup tinggi.

Apabila lukisan Anda rata-rata dihargai Rp 500.000,00, dan jumlah lukisan yang trejual dalam sebulan ialah 6 lukisan, maka Anda sudah mendapatkan penghasilan sebesar Rp 3.000.000,00. Bisnis tersebut akan lebih efektif jika pemasarannya Anda maksimalkan. Misalnya, Anda aktif terlibat dalam pameran lukisan, serta menyebarkan brosur sebanyak-banykanya.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon